Perkuat Sinergi Industri Daerah, Komisi II DPRD Musi Banyuasin Tinjau Fasilitas Layanan BSPJI Palembang
- bspji palembang
- 15 jam yang lalu
- 2 menit membaca

Palembang, 27 Januari 2026 — Dalam upaya mendorong optimalisasi potensi industri daerah dan penguatan hilirisasi komoditas unggulan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), jajaran Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Musi Banyuasin melakukan kunjungan kerja ke Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Palembang pada Selasa (27/01).
“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal, seperti karet dan sawit yang menjadi komoditas utama di Musi Banyuasin,” ujar Kepala BSPJI Palembang Dimas Wibisono Prakoso dalam sambutannya.. Langkah strategis ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah melalui peningkatan investasi dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut pimpinan BSPJI Palembang menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan hilirisasi industri yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan nilai tambah bahan baku unggulan dari Kabupaten Musi Banyuasin. Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang melimpah seperti komoditas karet dan kelapa sawit memerlukan sentuhan standardisasi agar dapat diolah menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi. Implementasi hilirisasi ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian daerah melalui peningkatan investasi serta pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Rombongan Komisi II DPRD Musi Banyuasin melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas laboratorium canggih yang dikelola oleh BSPJI Palembang untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung industri. Para legislator melihat secara dekat operasional laboratorium pengujian kimia dan mikrobiologi yang berfungsi menjamin keamanan serta kualitas produk sebelum dipasarkan kepada konsumen. Selain itu peninjauan juga mencakup fasilitas kalibrasi alat ukur industri yang sangat krusial bagi akurasi proses produksi manufaktur agar tetap konsisten dan efisien.
Pihak legislatif memberikan apresiasi terhadap kelengkapan layanan teknis yang ditawarkan mulai dari sertifikasi produk pemeriksaan kehalalan pengujian kimia, mikrobiologi, kalibrasi, sertifikasi produk, pemeriksaan produk, serta konsultasi bagi pelaku usaha.yang kini menjadi kebutuhan mendesak bagi para pelaku usaha. Ketersediaan layanan konsultasi industri bagi Industri Kecil dan Menengah atau IKM di BSPJI Palembang dipandang sebagai solusi tepat untuk mengatasi hambatan teknis yang sering dihadapi pengusaha di daerah. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan diharapkan pelaku IKM di Kabupaten Musi Banyuasin dapat segera naik kelas dan memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan secara global.
Ketua Komisi II DPRD Musi Banyuasin Jonkenedi dalam arahannya menekankan pentingnya pemerataan akses layanan industri yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan pelaku ekonomi kreatif di daerahnya. Beliau mendorong agar kerja sama antara pemerintah kabupaten dan unit kerja Kementerian Perindustrian ini dapat segera ditindaklanjuti dengan program kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat lokal. “Sinergi yang kuat antara fungsi pengawasan legislatif dan fungsi pelayanan teknis dari balai diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri yang lebih sehat dan berintegritas di wilayah Sumatera Selatan” Ujarnya disela-sela diskusi dikantor utama BSPJI Palembang.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi mengenai rencana aksi bersama untuk mengoptimalkan potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal akibat keterbatasan akses standardisasi. Kedua institusi bersepakat bahwa kolaborasi ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memperkuat posisi Kabupaten Musi Banyuasin sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri berbasis komoditas unggulan. Melalui semangat kemitraan ini BSPJI Palembang bersama DPRD Kabupaten Musi Banyuasin optimis dapat mewujudkan industri yang mandiri dan berdaya saing demi kesejahteraan rakyat yang lebih baik.



Komentar